Hari Guru Nasional: Sebuah Penghargaan bagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Halo teman-teman, pasti sudah tahu kan kalau tanggal 25 November ini diperingati sebagai Hari Guru? Nah, Hari Guru Nasional diperingati bersama hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Hari Guru ini dirayakan dalam bentuk upacara peringatan di sekolah-sekolah dan pemberian tanda jasa bagi guru, kepala sekolah, maupun pengawas sekolah. Guru di Indonesia dianggap sebagai pahlawan tanda jasa.

Dalam tradisi Jawa, guru merupakan akronim dari “digugu lan ditiru” (orang yang dipercaya dan diikuti). Guru bukan hanya mengajarkan materi pelajaran tetapi juga mendidik moral, etika, dan karakter peserta didik. Wah, berat ya!

Nah, pada acara Hari Guru tahun ini, para siswa bersama orangtua memberikan kejutan kepada para guru SD Ricci 1. Wah, apa ya? Pukul 09.45, para siswa berkumpul di sport hall Sekolah Ricci. Acara diawali dengan doa pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu Elaine Gracia (kelas 6) memimpin lagu Hymne Guru.

Nah, kejutannya datang nih. Beberapa siswa yang mewakili membawa bingkisan bagi para guru dan Suster Levita (perwakilan yayasan). Setelah itu, dilanjutkan dengan potong tumpeng dan kue oleh Suster, Bu Desi. Potongan tumpeng diberikan kepada beberapa guru dan orang tua siswa. Seru sekali.
Terima kasih atas perhatian anak-anak dan orang tua siswa kepada guru dan karyawan SD Ricci 1. Semoga berkat selalu menyertai kita semua. Amin.

Penulis : humas_sdricci1