Hari Minggu Panggilan Sedunia

Minggu, 12 Mei 2019 pada misa pukul 07.30 di Gereja Santa Maria de Fatima hari ini terasa berbeda. Anak-anak dari kelas komuni pertama Sekolah SD Ricci I dibawah bimbingan Ibu Liduina dan Suster Agnesa, mengenakan kostum layaknya Pastor dan Suster. Mereka mengikuti perarakan masuk dan duduk di bangku depan.

Misa dipimpin oleh Pastor Salvador Cruz Rojo, SX dengan konselebran Pastor Rodolfo Ciroi, SX. Dalam homilinya, Pastor Ciroi yang berasal dari Italia dan telah berkarya selama 43 tahun di Indonesia, berbagi kisah perjalanan panggilan hidupnya hingga menjadi seorang imam.

Sejak tahun 1963, Gereja merayakan Hari Minggu Panggilan Sedunia yang tiap tahunnya jatuh pada Hari Minggu Paskah IV (hari Minggu Gembala Yang Baik). Hari Minggu Panggilan merupakan hari doa untuk mohon pertumbuhan panggilan khusus untuk menjadi biarawan dan biarawati yang akan menjadi generasi penerus Gereja di masa depan.

Hari Minggu Panggilan merupakan hari doa untuk mohon pertumbuhan panggilan khusus untuk menjadi imam, bruder, dan suster. Setelah misa usai, anak-anak Bina Iman, calon penerima komuni pertama, dan OMK paroki Toasebio mengikuti kegiatan keakraban (temu orang muda) Minggu Panggilan dengan tema “Berani Ambil Risiko bagi Janji Tuhan”

Acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut dipandu oleh Bruder, Frater, dan Suster dari tarekat yang berbeda-beda. Selain mengajak bermain dan makan eskrim bersama, anak-anak juga berkesempatan untuk mendengarkan cerita tentang pengalaman hidup membiara. Dengan harapan semakin banyak kaum muda yang tergerak hatinya untuk mempersembahkan diri bagi Tuhan dan sesama dengan menjadi Imam, Bruder atau Suster.

Selamat Merayakan Hari Minggu Panggilan